Dapur Ummahat

Olahan Daging Qurban

Kontributor: Rythma Febiyanti Baha Rizky

Redaktur: Luluk Sri Handayani


Alhamdulillah, kita telah berada dalam bulan Dzulhijjah dan tak lama lagi insyaallah merayakan salah satu dari dua perayaan kaum muslimin yaitu Idul Adha. Ini masanya kita menikmati aneka olahan daging kurban. Berbagai menu khas lebaran mungkin telah dipilih menjadi rencana mengolah daging sembelihan.

Kali ini, Rubrik Dapur Ummahat turut menampilkan resep-resep yang dapat menjadi opsi. Ada Gepuk Daging Sapi dan Martabak Rumahan. Keduanya sajian yang terbilang mudah karena menggunakan bahan-bahan yang kerap tersedia di dapur dan tanpa peralatan khusus. Ummahat insyaallah tak akan kesulitan menyuguhkannya di rumah untuk keluarga tersayang. Yuk, mari simak resepnya dan selamat mencoba..

Gepuk Daging Sapi

Gepuk daging sapi

Bahan - Bahan:

  • 500 gr daging sapi
  • 6 siung bawang putih, haluskan
  • 2 buah kemiri yang telah disangrai, haluskan
  • 1 batang serai
  • 5 gr lengkuas
  • 5 gr jahe
  • 2 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk
  • 35 gr gula merah yang sudah disisir halus
  • 500 ml santan (dapat diganti dengan 1 bungkus santan instan + 500ml air sisa rebusan daging)
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt gula pasir
  • 1 sdt kaldu sapi bubuk
  • ½ sdt merica bubuk

*penggunaan garam, gula, dan kaldu bubuk dapat disesuaikan dengan selera masing-masing

Cara Membuat :

  1. Pertama didihkan air, lalu masukkan daging. Rebus selama 5 menit dengan api besar. Setelah 5 menit, matikan api, biarkan selama 30 menit tanpa membuka tutup panci. Setelah itu, nyalakan api dan rebus kembali selama 7 menit.
  2. Angkat daging, iris dengan ketebalan sesuai selera, lalu memarkan. Lakukan hingga daging habis.
  3. Di dalam panci, masukkan santan beserta bumbu yang telah dihaluskan. Tambahkan serai, jahe, lengkuas, dan daun jeruk. Rebus dengan api sedang hingga mendidih.
  4. Saat santan mulai mendidih, masukkan daging yang telah diiris beserta gula merah.
  5. Tambahkan garam, gula, merica, dan kaldu sapi bubuk, kemudian aduk rata. Cicipi rasanya. Selanjutnya, tutup panci dan ungkep daging hingga kuahnya menyusut. Setelah semua bumbu meresap dan kuah susut, matikan api dan biarkan sesaat agar daging dingin.
  6. Panaskan minyak, ambil daging gepuk yang telah diungkep, lalu goreng hingga kecoklatan (tidak sampai kering). Angkat dan tiriskan.
  7. Daging gepuk siap dihidangkan dengan nasi hangat, sambal, juga lalapan.
  8. Setelah proses ungkep, daging gepuk bisa juga disimpan dalam wadah kedap udara di dalam chiller lemari pendingin. Daging gepuk bisa digoreng sewaktu-waktu menjelang dihidangkan.
  9. Untuk umur penyimpanan lebih lama, gepuk dari proses ungkep, dapat disimpan dalam freezer lemari pendingin. Saat akan dihidangkan, gepuk beku dapat dikeluarkan, kemudian dibiarkan hingga suhu ruang, baru digoreng.
  10. Selain dapat langsung disajikan, gepuk dapat menjadi alternatif olahan yang memungkinkan penyimpanan tahan lama.

Beberapa Tips Dalam Membuat Gepuk Daging Sapi:

  • Tidak mengiris daging terlalu tipis, karena daging akan mudah hancur saat proses memarkan dagingnya.
  • Saat proses mengiris daging, pastikan mengiris sesuai arah seratnya, tidak melawan arah serat.
  • Saat mengungkep daging, sisakan sedikit kuahnya agar bumbu semakin meresap.
  • Tidak menggoreng daging terlalu kering, karena dapat menyebabkan daging gepuk menjadi keras.

Gizi gepuk daging sapi


Martabak Rumahan

Martabak

Bahan - Bahan:

  • 150 gr daging sapi/daging kambing
  • 3 butir telur ayam ukuran kecil
  • 3-4 batang daun bawang *iris-iris
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt bumbu bubuk kari instan
  • ½ sdt gula
  • ½ sdt penyedap
  • ⅓ sdt merica
  • Kulit Lumpia secukupnya

Cara Membuat:

  1. Tumis daging kemudian beri bumbu garam, gula, penyedap, merica, serta bumbu kari instan. Sisihkan.
  2. Kocok lepas telur, tambahkan daun bawang yang sudah diiris dan hasil tumisan daging. Campurkan semua, aduk hingga rata.
  3. Ambil kulit lumpia, isi dengan isian yang telah disiapkan. Lipat seperti amplop lalu goreng. Jadi setiap selesai melipat kulit lumpia dengan isiannya dapat langsung digoreng. Hal ini bertujuan agar kulit lumpia tidak basah dan robek.
  4. Apabila bagian bawah sudah kering, balik dan tusuk-tusuk martabak dengan tusuk sate 2-3 kali. Hal ini untuk mencegah martabak menciut saat matang.
  5. Angkat martabak, tiriskan.
  6. Martabak rumahan dapat disajikan dengan acar serta sambal atau cabai rawit. Selamat mencoba.

Gizi martabak

0