Jalan Kaki untuk Jantung Sehat
Dijawab oleh dr. Bobby Arfhan Anwar, SpJP
Pertanyaan dari Yuniati, Bandung:
Setiap hari, saya jalan kaki ke pabrik. Dari luar sampai ke dalam, kurang lebih 2000 langkah tapi dengan ritme santai. PP maksudnya, berangkat dan pulang. Apakah itu termasuk berpengaruh ke dalam 30 menit yang tadi? Pertanyaan saya: pertama, apakah boleh kalau jalan kakinya dicicil? Kemudian pertanyaan yang kedua, bagaimana cara mengetahui efek pada tubuh setelah ikhtiar jalan kaki? Saya merasakan pegal-pegal setelah jalan kaki.
Jawaban:
Pertama kita bicara idealnya dulu ya, kita bicara ideal baru kemudian kondisi-kondisi real yang lain. Idealnya olahraga itu memang diniatkan, jadi memang ada pengaruh antara niat di diri kita itu dengan impact yang kita akan rasakan nanti. Jadi kalau misalkan memang ketika kita jalan kaki ya kalau kita muslim tentunya ya kita “bismillah ini untuk olahraga, ya Allah saya ingin kesehatan” maka impact-nya lebih cepat, lebih bagus bagi tubuh. Tubuh kita ini bukan hanya benda mati dan terkoneksi dengan otak, hati, dan jiwa kita. Ketika kita meniatkan dalam hati bahwa ini kita lakukan untuk olahraga, untuk menjaga kesehatan maka tubuh kita merespon sehingga secara fisiologis, secara hormon, dan lain sebagainya akan siap untuk ini. Berbeda dengan orang-orang yang berjalan kaki hanya untuk bekerja misalkan, karena niatnya hanya bekerja sehingga tubuh pun meresponnya seperti itu, hasilnya akan berbeda. Niat memang penting dan berpengaruh kepada tubuh kita.
Yang kedua, idealnya memang olahraga ini dikhususkan waktunya, artinya memang kita khususkan waktu untuk olahraga saja. Ketika kita jalan kaki di rumah atau di luar suasananya akan jauh lebih rileks, bukan suasana kerja, sehingga ini mempengaruhi hasil akhir dari olahraga kita. Jalan kaki 30 menit di luar rumah, mungkin di sekeliling rumah, kondisinya santai maka ini mempengaruhi relaksasi dari tubuh dan sebagainya. Memang idealnya 30 menit nonstop, dilakukan dengan niat olahraga dengan kondisi yang santai di dalam ataupun di luar rumah. Bagaimana kalau seandainya kondisinya tidak ideal seperti itu karena pekerjaan? Jawabannya Insyaallah bisa saja, yang penting niatkan bismillah buat olahraga, dan waktunya dicicil juga boleh. Semua boleh, yang tidak boleh itu kalau mager tidak jalan kaki sama sekali. Kemudian untuk pegal-pegal tadi itu bisa karena belum terbiasa saja. Itu merupakan bagian dari respon tubuh pembiasaan jadi tidak perlu khawatir. Jangan lupa pemanasan dulu kemudian peregangan.
Pertanyaan dari kolom chat:
Bismillah. Dok, izin bertanya. Salah satu manfaat jalan kaki adalah melancarkan peredaran darah di dalam seluruh tubuh. Tapi beberapa minggu ini setelah saya rutin jalan kaki 30 menit kadang kaki saya mudah kesemutan Dok, penyebabnya apa ya Dok?
Jawaban:
Itu hal yang wajar, biasanya untuk kita yang baru memulai olahraga kadang beberapa merasakan kesemutan di kakinya sampai ke paha dan ini hal yang sangat wajar karena tubuh masih berusaha menyesuaikan. Tidak ada masalah kecuali jika rasa kesemutan itu diikuti dengan rasa sakit yang sangat, maka itu memang mungkin ada masalah medis yang lain. Kalau hanya kesemutan atau agak baal rasanya ketika kita olahraga dan kemudian hilang setelah beberapa waktu maka itu masih hal yang normal. Namanya kita baru memulai gaya hidup sehat jalan kaki, yang biasanya selama ini mungkin hanya jalan kaki di dapur ke kamar mandi dan sekitar rumah, sekarang tiba-tiba olahraga dengan kontinuitas yaitu jalan kaki nonstop 30 menit. Salah satu tipsnya, pertama coba minum air putih dulu sebelum jalan kaki. Yang kedua, minum multivitamin, vitamin C atau B kompleks sebelum dan yang ketiga jangan lupa peregangan atau pemanasan sebelum jalan kaki.
Pertanyaan dari kolom chat:
Bismillah, izin bertanya. Selama hampir setahun ini saya hampir tiap hari jalan kaki 10.000 sampai 15.000 langkah per hari karena tuntutan pekerjaan. Ketika ke tukang pijat dibilang otot kaki saya meringkel. Pertanyaannya apakah baik jika saya menaikkan minimal 20.000 langkah tiap hari? Bagaimana cara jalan kaki yang bisa meminimalisir saya ke tukang pijit atau ini memang wajar?
Jawaban:
Sebenarnya rekomendasinya hanya 5.000 sampai 10.000 per hari, kalau sampai 20.000 langkah mungkin karena pekerjaan tertentu, mungkin sudah ke tahapan sebagian orang kalau untuk olahraga ada over training artinya untuk jalan kaki sudah lebih daripada orang-orang kebanyakan. Kalau seandainya memang karena pekerjaan tentu tidak bisa dihindari. Saran saya kalau yang seperti ini coba cukupkan air putih, ini penting untuk kecukupan cairan tubuh. Kalau kita banyak jalan kaki apalagi sampai 20.000 maka kita kemungkinan akan kekurangan cairan elektrolitnya lebih banyak dibandingkan orang yang hanya 5.000 sampai 10.000 langkah. Yang kedua, minum vitamin B kompleks satu kali sehari. Yang ketiga, yaitu peregangan atau pemanasan dan jangan lupa diniatkan olahraga. Kalau sampai timbul nyeri pas jalan kaki sebaiknya dihentikan dulu, jangan dipaksakan
