HSI Berbagi Luncurkan Platform Filantropi Digital
Reporter: Muhammad Wildan Zidan
Redaktur: Rizky Aditya Saputra
اَلَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً فَلَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ
"Orang-orang yang menginfakkan hartanya pada malam dan siang hari secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati." [QS. Al-Baqarah: 274]
Dulu seseorang harus melangkahkan kakinya ke sebuah tempat yang jauh untuk dapat menyambung kebaikan sedekah. Kini, jarak itu dapat dipangkas hanya dalam sebuah genggaman. HSI Berbagi secara resmi meluncurkan sebuah website layanan filantropi bernama hsi.berbagi.id yang tidak hanya memudahkan, namun juga menenangkan.
Layanan ini menjadi jawaban, bahwasanya amal ibadah seperti sedekah tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu. Melalui platform hsi.berbagi.id, kaum muslimin diharapkan dapat menyalurkkan hartanya secara efisien dan aman.
Platform ini merupakan jawaban dari kebutuhan mendesak kaum muslimin dalam bersedekah. Koordinator Web hsi.berbagi.id, Akhuna Abu Mayla menceritakan latar belakang lahirnya ide ini.
“Bermula sebagai lembaga dakwah dan sosial berbasis komunitas santri HSI AbdullahRoy, yang melahirkan banyak program maslahat dalam membantu umat. Lahirnya platform digital dalam hal ini website hsi.berbagi.id bukan lagi sekadar pelengkap, namun sudah menjadi kebutuhan penting. Dan menjadi pusat aktivitas utama bagi lembaga,” ungkap Akhuna Abu Mayla saat berbincang dengan Tim Majalah HSI.
Abu Mayla menambahkan, "Sebagai pusat informasi terpadu, semua informasi bisa dikumpulkan dalam satu tempat. Baik dari sisi profil lembaga, program-program yang dijalankan seperti zakat, sedekah, beasiswa, dakwah dan lainnya. Lalu, laporan kegiatan, keuangan, kontak dan lokasi.”
Kemudahan Dalam Satu Genggaman
Kehadiran platform ini memiliki banyak sisi positif. Di antaranya, dapat membangun kebiasaan kaum muslimin dalam bersedekah. Dalam sedekah konvensional, keberadaan jarak terkadang menjadi penghambat niat baik yang sempat terbesit di hati.
Praktik ini memungkinkan seseorang untuk meningkatkan frekuensi donasi yang lebih spontan dan impulsif. Menurut Abu Mayla, hal ini terlihat dari data-driven fundraising yang lebih terarah dan efisien.
“Jadi, peralihan ke platform digital mengubah donasi dari aktivitas sesekali dan lokal, menjadi berkelanjutan, terukur, dan scalable. Lembaga yang mampu mengelola pengalaman digital dengan baik akan mendapatkan bukan hanya lebih banyak donatur, tapi juga donatur yang lebih loyal dan aktif," ucap pria di balik Tim Fundraising LAZ HSI Berbagi ini.
Muara Ekosistem Digital
Platform digital ini dibuat dengan penuh pertimbangan dan perhitungan yang matang. Salah satu sosok yang berperan penting di baliknya adalah Akhuna Muhammad Syamsul Hadi. Kepala Divisi IT HSI ini bertanggung jawab penuh atas kelancaran dan kemudahan akses yang ada di platform hsi.berbagi.id.
“Kunci dari fungsionalitas sistem HSI Berbagi adalah kolaborasi dan integrasi. Kami di tim IT yang juga dibantu oleh banyak rekan relawan, bekerja sama dengan semangat dakwah untuk menyatukan berbagai kebutuhan filantropi ke dalam satu ekosistem digital," ungkap Akhuna Hadi.
Berbagai fitur disiapkan Tim IT HSI, mulai dari sistem pembayaran terpadu, transparasi nominal, hingga tampilan laman yang user friendly. Terkait sistem pembayaran terpadu, Akhuna Hadi terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para donatur.
“Saat ini, kami terus berupaya melakukan perbaikan dan aktif mengeksplorasi berbagai penyedia layanan payment gateway lain yang lebih stabil dan andal. Semua ini kami lakukan demi satu tujuan, yaitu memastikan setiap niat mulia para donatur dapat tertunaikan dengan mudah, nyaman, dan tanpa hambatan teknis,” pria 35 tahun ini mengungkapkan.
Transparansi dan Keamanan
Dalam sebuah laporan keuangan, transparansi adalah kunci. Kepercayaan para donatur, ditentukan oleh keterbukaan informasi yang disampaikan secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, dari sisi keamanan, platform hsi.berbagi.id juga memiliki pengamanan sistem yang berlapis. Dengan begitu, para donatur tak perlu khawatir data pribadinya bocor, ataupun mengalami tindakan scam akibat pencurian data.
"Mengenai transparansi nominal, kami membangun sistem back-end sebagai pusat kendali tunggal yang bekerja secara otomatis. Kemudian, kami juga menjaga amanah donatur dengan pendekatan keamanan berlapis (layered security). Kami mengamankan data personal menggunakan kriptografi dan kontrol akses ketat (JWT & Casbin),” tegas akhuna Hadi.
Ia juga menjelaskan, "Desain yang hadir saat ini merupakan buah dari riset mendalam dengan prinsip learning by doing. Kami terus bertumbuh melalui umpan balik berkelanjutan dari tim QA Sandbox, Markom, Divisi Fundraising, hingga arahan dari Dewan Pengurus.”
Antara Harapan dan Tantangan
Sebagai platform filantropi yang menaungi beragam program kebaikan, hsi.berbagi.id tentu memikul amanah dan harapan yang besar dari para donatur. Keberadaannya memberikan manfaat yang luas, namun di sisi lain juga memiliki tantangan yang keras. Terlebih lagi, terselip tujuan mulia menjadi Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional.
"Harapannya sebagai LAZ Nasional tentunya. Kami berharap hadirnya platform ini dapat membangun ekosistem kebaikan yang lebih luas, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh santri HSI AbdullahRoy, juga seluruh masyarakat Indonesia. Menjadi LAZ yang transparan dan berkelanjutan. Di mana donatur merasa mudah dan percaya, profesional, serta penerima manfaat dapat merasakan dampak lebih cepat dan besar. Biidznillah,” kata Akhuna Abu Mayla.
“Kami bahagia ketika menjadi bagian dari kebaikan orang lain, menjadi wasilah agar para donatur dan muzakki menyalurkan hartanya. Kemudian menjadi wasilah para mustahiq untuk menerima haknya. Dan berharap dari (amal) yang sedikit ini menjadi pemberat timbangan kebaikan kelak di Yaumul Hisab,” Akhuna Hadi menimpali.
Pengalaman Donatur
Kemudahan dalam mengakses layanan filantropi hsi.berbagi.id dirasakan oleh Akhuna Kareem. Santri aktif reguler HSI AbdullahRoy ini merasa terbantu dengan adanya laman berbagi yang mudah dan user friendly.
"Web ini cukup membantu saya dalam menyalurkan sedekahnya. Ada juga untuk layanan penyaluran zakat dan fidyah beserta kalkulatornya. Jadi kita tinggal melakukan transfer saja ke rekening bank. Kalau mungkin ada masukan, menurut saya perlu menambah kemudahan cara transfernya atau menggunakan QRIS," ucap Akhuna Kareem.
Selain itu, Akhuna Kareem juga mengapresiasi adanya laman Program Kebaikan di laman hsi.berbagi.id. "Program Kebaikan juga bagus, di situ kita tinggal memilih program apa yang mau kita bantu. Jadi kita juga bisa melihat progres sekaligus target bantuannya. Maasyaa Allah," tutupnya.
Platform filantropi hsi.berbagi.id menjadi langkah nyata dalam memperluas jangkauan kebaikan. Dengan menggabungkan kemudahan akses, transparansi dan keamanan, HSI Berbagi menjadi jawaban atas kebutuhan kaum muslimin terhadap sedekah. Platform ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dengan penerima manfaat secara luas dan berkesinambungan.