Belanja Sambil Berdaya di Pasar Cantik Muslimah 2025

Reporter: Rizky Aditya Saputra

Redaktur: Dian Soekotjo


إِنَّ لِرَبِّكَ عَلَيْكَ حَقًّا ، وَلِنَفْسِكَ عَلَيْكَ حَقًّا ، وَلأَهْلِكَ عَلَيْكَ حَقًّا ، فَأَعْطِ كُلَّ ذِى حَقٍّ حَقَّهُ

Sesungguhnya, Rabbmu memiliki hak atasmu, dirimu juga memiliki hak atasmu, dan keluargamu juga memiliki hak atasmu. Maka, tunaikanlah hak masing-masing. (HR Bukhari)

Di tengah hiruk pikuk mengurus rumah tangga, seorang muslimah tentunya sesekali membutuhkan me time alias waktu memanjakan diri. Merehatkan tubuh beberapa saat, insyaallah, dapat kembali mengisi semangat untuk menjalani aktivitas berikutnya.

Hal itu menjadi alasan HSI Pro mengadakan kegiatan khusus bagi kaum muslimah. Acara bertajuk Pasar Cantik Muslimah (PCM) 2025 ini, dirancang menjadi ruang relaksasi sekaligus sarana menambah ilmu dunia dan akhirat.

Bertempat di AD Premier, Jalan TB. Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta, Pasar Cantik Muslimah digelar selama tiga hari pada 11 hingga 13 Juli 2025. Terdapat berbagai acara kewanitaan seperti bazar, salon, massage, pilates, hingga demo memasak. Selain itu, ada juga area konsultasi rumah tangga, kelas kecantikan, dan kajian ilmu.

Tempat Refreshing Akhwat dan Ummahat

Untuk masuk ke Pasar Cantik Muslimah, setiap akhwat hanya perlu berbelanja di bazar senilai Rp 25 ribu. Sedangkan anak-anak dapat masuk ke area PCM secara gratis.

“Sesuai judulnya, Pasar Cantik Muslimah adalah sebuah event yang utamanya merupakan sarana muamalah jual beli terkait produk yang dibutuhkan kaum muslimah. Namun tidak hanya bazar atau pasar, tapi juga ada kajian ilmiah. Ada sesi di atas panggung talkshow, seminar, sesi berbagi ilmu konsultasi kecantikan,” ungkap Project Manajer Pasar Cantik Muslimah, Akhuna Andry Anuttama Swaputra saat berbincang dengan Reporter Majalah HSI.

“Event ini didesain sebagai tempat refreshing bagi akhwat dan ummahat. Mereka bisa me time, ada salon gunting rambut, massage, dan konsultasi rumah tangga, maupun konsultasi psikologi. Lalu ada kelas yang dibutuhkan muslimah seperti beauty class, smartphone fotografi, kelas melukis, kelas tahsin kilat bacaan al-Fatihah, ada panahan muslimah, dan pilates. Di sana, kaum wanita dimanjakan karena semua yang mereka butuhkan untuk mencari ilmu, belanja, dan sarana me time, ada,” akhuna Andry menjelaskan.

Dari sisi kajian ilmu, Pasar Cantik Muslimah tidak kalah lengkap. Beberapa kajian diselenggarakan mengambil tema beragam seperti tentang tauhid, rumah tangga Islami, dan kesehatan kewanitaan. Beberapa asatidzah seperti Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A, Ustadz Nizar Saad Jabbal, Lc., M.Pd, Ustadz Azhar Khalid Seff, Lc., M.A, Ustadzah Ummu Ihsan Choiriyah, dan Ustadzah Neneng Herni, A.Ma., tampak berkenan hadir membagikan ilmunya.

Tertutup dari Ikhwan

Akhuna Andry menyebutkan bahwa acara ini tertutup bagi para ikhwan. Bahkan, panitia ikhwan pun hanya dapat mengakses area yang sangat terbatas. Hal ini bertujuan agar setiap muslimah mendapatkan ruang bebas yang tetap terjaga privasinya.

Akhuna Andry kemudian mencontohkan kelas pilates. Di sana, para muslimah tidak perlu khawatir karena ruang kelas dibuat steril dari ikhwan dan tertutup. Begitu pun di area makan, para akhwat dapat melepas cadarnya dengan tenang, karena hanya akhwat yang dapat memasuki area tersebut.

“Acara ini khusus muslimah dan tidak bisa didampingi pasangan. Kami ingin memberikan ruang yang cukup bebas untuk muslimah. Kami pastikan ikhtilat sangat diminimalkan. Ikhwan dilarang masuk, sehingga bagi yang bercadar bisa bebas di area makan melepas cadarnya. Saat sesi pilates benar-benar steril. Area kami tutup sedemikian rupa. Konsep yang demikian tidak akan terwujud jika ikhwan diizinkan masuk,” kata Kadiv HSI Pro tersebut.

“Bagi panitia ikhwan, justru ini tantangannya. Kami berkontribusi di area yang sangat terbatas. Kami tidak bisa bergerak leluasa, hanya standby on call. Jadi sangat terjaga privasinya para akhwat,” Akhuna Andry menegaskan.

Meningkatkan Imun dan Iman

Keputusan HSI Pro menyelenggarakan event khusus muslimah tentunya tidak mudah. Diperlukan koordinasi yang rapi dan profesional dalam menaati setiap protokol dan aturan syariat. Alhamdulillah, semua kerja keras itu terbayarkan dengan respon positif para pengunjung yang menghadiri Pasar Cantik Muslimah 2025.

“Alhamdulillah antusias dan feedback pengunjung, asatidzah, serta para pengisi acara dan materi, maasyaa Allah, memberikan apresiasi yang sangat positif. Mereka menilai ini adalah konsep event yang baru. Tentu ada tantangan terbesar ketidakhadiran laki-laki. Itu cukup menjadi track off, risiko sebuah pilihan. Karena pada dasarnya, akhwat tidak untuk diekspos, tidak untuk ditampilkan. Dan dengan adanya konsep ini, alhamdulillah diapresiasi,” ucap Akhuna Andry.

Salah satu yang merasakan manfaat acara PCM adalah Ummu Muhammad. Walau hanya mengikuti acara PCM selama satu hari, namun ibu dua anak ini merasakan energi positif yang besar selepas pulang ke rumah. Selain dapat merelaksasi diri, Ummu Muhammad mengaku mendapat banyak ilmu yang bisa ia terapkan kepada keluarganya.

“Saya merasakan manfaat yang sangat besar. Karena acaranya sepertinya benar-benar dikonsep dengan matang. Kita bisa leluasa belanja sekaligus mendapat ilmu. Pulang dari sana (PCM), kita benar-benar sudah siap kembali beraktivitas. Karena ibarat HP yang lowbatt, sekarang sudah penuh di-charge dengan imun dan iman,” ucap Ummu Muhammad.

Dua pengunjung lain sepasang kakak-beradik, yaitu Ukhtuna Anis dan Ukhtuna Hilya, mengutarakan penilaian senada. “Baru kali ini, Kak, bisa ke event khusus akhwat yang lengkap. Tidak saja kajian tapi ada berbagai hiburan sebagai sarana rileks,” ujar Ukhtuna Anis sang Kakak. “Lengkap di satu tempat, sayangnya hanya tiga hari,” keluhnya. Dara 20 tahun ini mengaku ke PCM mengikuti ajakan sang adik yang mengetahui info PCM dari kelas HSI Reguler yang diikutinya. Gara-gara hal itu, kabarnya warga Utan Kayu, Matraman, Jakarta ini tertarik mendaftar ke HSI. “Insyaallah ikutan HSI juga nanti seperti Hilya. Mungkin akan daftar tahun depan, insyallah,” pungkasnya.

Masih ada Ummu Raska yang datang ke PCM mengajak kedua putrinya juga mengungkapkan rasa puas. “Mumpung mereka liburan, Alhamdulillah, bisa mother-daughter date di PCM dengan fasilitas lengkap,” tutur perempuan 51 tahun tersebut. Mereka bertiga mengaku menikmati perawatan rambut di salon yang tersedia hingga mencoba panahan. Ummu Raska juga mengajak kedua putrinya yang duduk di bangku SMA, untuk menyimak dua kajian.

Sinyal Menjadi Agenda Tahunan

Alhamdulillah, perhelatan Pasar Cantik Muslimah 2025 dapat dikatakan sukses mengingat animo pengunjung yang mencapai 2.000 orang. Selain itu, lebih dari 60 stand tenant atau beragam UMKM para penyewa gerai bazar berdatangan mengisi penuh acara PCM.

Jika Allah mudahkan, menurut Akhuna Andry, HSI Pro berencana menjadikan acara Pasar Cantik Muslimah sebagai agenda tahunan di berbagai daerah. Sinyal itu menguat ketika di sela-sela acara, Ustadzuna Dr. Abdullah Roy, M.A. turut mengapresiasi kinerja panitia dalam penyelenggaraan PCM.

“Ada 60 lebih stand tenant, alhamdulillah, sold out. Dan itu pengisinya sebagian besar adalah para muslimah yang sering ikut kegiatan bazar. Ada juga pelaku usaha lain UMKM. Insyaallah, PCM ini akan dibuat sebagai event tahunan di Jakarta. Bila memungkinkan kita coba mengadakan di luar Jabodetabek,” ungkap Akhuna Andry.

“Ustadzuna juga menyempatkan hadir di ruang organisasi committee memberikan semangat kepada kami dan memberikan nasihat. Beliau berbincang santai, sangat tawadhu. Dan kami berharap akan dukungan taufik dan ridho Allah, semoga acara PCM ini bisa menjadi event tahunan,” ia menuturkan.

Launching Khairunnikah Walimah Syar’i

Perhelatan Pasar Cantik Muslimah 2025 juga turut menjadi momen perkenalan sebuah wedding organizer syar’i di bawah naungan Divisi HSI Pro bernama Khairunnikah Walimah Syar’i (KWS). KWS merupakan penyelenggara pernikahan syar’i yang profesional, tetapi tetap berpegang teguh kepada syariat Islam.

KWS boleh dikatakan sebagai sarana lanjutan bagi para peserta HSI Sakinah. KWS dapat memfasilitasi peserta HSI Sakinah yang siap melangkah ke jenjang pernikahan. Tidak saja untuk internal HSI, KWS juga terbuka untuk kaum muslimin secara luas yang tertarik menggunakan jasanya.

“PCM ini sekaligus menjadi momen launching Khairunnikah Walimah Syar’i (KWS). Ada satu semangat dan nilai yang menjadi pembeda. Tertuang dari penamaan Khairunnikah yang diambil dari petikan hadits, sebaik pernikahan adalah yang paling mudah. Dari sanalah semangat dan juga niat awal KWS diluncurkan. Kami berharap dapat memudahkan kaum muslimin melaksanakan akad,” Akhuna Andry menjelaskan.

“Pernikahan tidak harus paket yang mahal. Bagi mereka yang dananya terbatas itu bisa teman-teman KWS bantu. Baik budget terbatas atau berkecukupan, insyaallah kami berikan layanan yang terbaik dengan tanpa melanggar syariat. Kami juga terbuka untuk kaum muslimin secara umum,” tutupnya.

Maasyaa Allah, dari sekali event Pasar Cantik Muslimah yang diadakan Divisi HSI Pro, tampak banyak manfaat yang dapat dirasakan kaum muslimin khususnya muslimah. Semoga Allah mudahkan acara ini terselenggara secara sinambung. Kabar tentang KWS, insyaallah akan kembali diulas Majalah HSI dalam terbitan mendatang. Jangan lupa berpartisipasi di PCM tahun depan ya… Mudah-mudahan diselenggarakan juga di kota antum-antunna. Baarakallahu fiikum..

6